Nasi Bungkus dan Kehilangan Sendok Makan

Ada yang mau ke Pulau Belitong?? Pulau yang terkenal dengan Laskar Pelangi dan Keindahan Pantainya..

Silahkan Cek:

Untuk paket 4D-3N (4 hari 3 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 4D-3N 4 Hari 3 Malam

Untuk paket 3D-2N (3 hari 2 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 3D-2N 3 Hari 2 Malam

Untuk paket 2D-1N (2 hari 1 malam) bisa dilihat di postingan: Promo Travelling Wisata Murah ke Belitung 2D-1N 2 Hari 1 Malam

*****************************************************************************************

Sebagai anak kos, makan nasi bungkus dengan segala macam isinya merupakan runitinitas yang agak susah dihindari.
Kadang-kadang ada beberapa macam makanan isi nasi bungkus yang gak bisa ataupun susah untuk disuapin ke mulut dengan “tangan kosong”. Tentu kalau keadaannya sudah seperti ini harus menggunakan sendok.

Umumnya, setelah makan nasi bungkus tentu kertas bungkusannya dibuang bukan? Atau ada yang menyimpannya buat didaur ulang atau dijadikan kenang-kenangan? Haha
Permasalahannya adalah mungkin karena efek kekenyangan yang bikin tidak konsentrasi sehingga sendok yang seharusnya dipisahkan tidak sengaja ikut kebungkus di kertas bungkus dan ikut “terbuang”
Bukan cuma sekali dua kali saya mengalami kejadian seperti ini. Mungkin sudah hampir ada setengah lusin lebih sendok saya yang ikut “terbuang” bersama kertas nasi bungkus bekas.
Solusinya mudah sebenarnya. Setelah makan nasi bungkus, cukup lap sendoknya dengan kertas nasi bungkus tersebut untuk menghilangkan minyak yang menempel di ssendok tersebut. Setelah itu segera pisahkan sendok dari kertas tadi, jangan sekali-kali masukkan sendok ke dalam kertas tersebut.
Atau bisa juga sebelum memasukkan kertas bungkus tadi kedalam kotak sampah, biasakan memeriksa isi kertas bungkus tersebut. Siapa tahu masih ada sendok yang ikut.

Tapi, sebaiknya memang mengurangi makan nasi bungkus agar bisa mengurangi penggunaan kertas dan plastik.

3 Replies to “Nasi Bungkus dan Kehilangan Sendok Makan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *